Daun Obat Gula Darah

Penyakit kencing manis atau yang biasa disebut diabetes melitus adalah sebuah penyakit yang timbul karena kadar glukosa dalam darah yang berlebihan, sehingga memicu terjadinya kelainan sistem insulin. Penyakit diabetes merupakan salah satu penyakit dengan angka kematian tinggi selain penyakit jantung dan kanker. Karenanya pemahaman akan penyakit kencing manis sendiri perlu ditingkatkan, terutama yang berhubungan dengan gejala penyakit tersebut. Mungkin sebagian besar dari anda bertanya mengapa perlu memahami gejala diabetes dan mencari informasi obat diabetes yang tepat tersebut. Hal ini karena dengan memahami gejalanya, maka anda dapat lebih waspada terhadap kehadiran penyakit gula darah ini.

Berikut ini beberapa gejala kencing manis yang umumnya melekat pada penderita.

Sering Buang Air Kecil

Intensitas buang air kecil yang meningkat merupakan salah satu bentuk gejala diabetes melitus tipe 1. Namun perlu diingat bahwa gejala ini juga merupakan gejala diabetes melitus tipe 2. Artinya, penderita diabetes tipe 2 juga akan menemui gejala yang sama meskipun akar penyebab keduanya berbeda.

Mengapa intensitas buang air kecil meningkat? Perlu diingat bahwa ketika kadar gula dalam darah meningkat, tubuh akan secara otomatis merespon peningkatan tersebut dengan cara mengeluarkan kelebihan gula ke dalam urin. Sementara itu, ginjal sebagai organ yang berfungsi menyaring urin memiliki nilai batas ambang ginjal. Nilai batas ambang ginjal ini berhubungan dengan kemampuan ginjal dalam hal menahan kelebihan gula dalam darah. Dalam hal ini ginjal hanya mampu menahan kelebihan gula dalam darah jika kadar gula tidak melebihi 180 mg/dL. Jika lebih maka ginjal tidak akan mampu lagi menahan kelebihan gula yang ada.

Ketika ginjal sudah tidak mampu lagi menahan kelebihan gula dalam darah, maka secara otomatis kelebihan gula dalam darah akan masuk ke dalam urin. Dengan masuknya  gula ke dalam urin ini kemudian tubuh merespon dengan menarik lebih banyak cairan tubuh ke dalam urin. Tujuannya adalah untuk mengurangi kepekatan urin yang akan dikeluarkan. Inilah yang menyebabkan intensitas buang air kecil semakin meningkat.

Sering Lapar

Rasa lapar yang sering dikeluhkan oleh penderita diabetes merupakan salah satu bentuk gejala kencing manis yang melekat pada penderita. Hal ini sebenarnya akibat intensitas buang air kecil yang meningkat yang disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah. Sementara itu peningkatan kadar gula darah disebabkan oleh adanya gangguan produksi insulin dan atau gangguan fungsi insulin.

Rasa lapar yang muncul umumnya akan segera ditanggapi penderita dengan sering makan dalam jumlah yang banyak. Hal ini seringkali disalahartikan oleh penderita sendiri sebagai peningkatan nafsu makan. Padahal sebenarnya rasa lapar yang muncul merupakan pertanda bahwa kadar gula darah tidak stabil atau meningkat.

Sering Minum

Selain rasa lapar, penderita kencing manis juga akan sering merasa haus. Akibatnya penderita pun akan sering minum dalam jumlah yang banyak. Umumnya yang dipilih adalah minuman bersoda dan dingin yang justru semakin meningkatkan kadar gula darahnya. Karena itu, ketika anda menemukan gejala ini, pemeriksaan kadar gula darah lebih lanjut perlu dilakukan guna mengetahui apakah gejala yang muncul merupakan pertanda diabetes atau bukan.

 

Berikut Daun dari tumbuhan Herbal yang dapat anda gunakan untuk mengobati Diabetes/Gula Darah

1. Daun Kersen

Daun kersen mengandung saponin serta flavonoid yang berperan sebagai antioksidan sehingga mampu menyekresi hormon insulin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk metabolisme gula.

Sebenarnya memanfaatkan daun kersen untuk menurunkan gula darah yang tinggi sudah dilakukan sejak jaman dahulu. Hanya saja pengetahuan tersebut tidak begitu banyak diketahui orang.

2. Teh Hijau

Teh Hijau adalah bahan dasar minuman yang telah dikenal manfaatnya untuk merawat kecantikan, dan bukan hanya itu, ternyata teh hijau juga memiliki manfaat lain yang tidak kalah luar biasanya, yiatu dapat menurunkan kadar gula darah atau sebagai penyembuh penyakit diabetes mellitus.

3. Kencana Ungu

Tanaman ini terbukti secara ilmiah menurunkan gula darah.

Alat dan bahan

– Wadah untuk merebus daun sebaiknya terbuat dari kaca / keramik / tanah liat / stainless steel

– Air putih bersih (bisa air matang ataupun air mentah).

– Daun Kencana Ungu secukupnya, kira-kira menutupi permukaan wadah.

Cara membuat

– Cuci bersih daun pletekan yang sudah dicabuti dari batangnya

– Rebus daun pletekan dengan air sekitar 500ml sampai mendidih sampai tersisa 1/2 nya.

– Matikan api setelah air mendidih, dinginkan.

– Saring air rebusan.

Minum air rebusan yang sudah disaring sebanyak 1 gelas setiap pagi dan sore hari.

Sambil tetap memeriksa kembali gula darah nya 1-2 hari kemudian, jika sudah normal bisa berhenti konsumsi daun kencana ungu ini.

Pada penderita diabetes dengan komplikasi gagal ginjal harus memperhatikan penggunaannya karena terbukti meningkatkan ureum dan kreatinin pada penderita diabetes (tidak berlaku pada penderita diabetes tanpa gagal ginjal).