Obat Generik Untuk Lupus

Obat Generik Untuk Lupus. Lupus merupakan saat tubuhnya menjadi alergi pada dirinya sendiri , Hal ini disebabkan penderita penyakit ini pada umumnya memiliki butterfly rash atau ruam merah berbentuk kupu-kupu di pipi yang serupa di pipi Serigala, tetapi berwarna putih. Penyakit ini dalam ilmu kedokteran disebut Systemic Lupus Erythematosus (SLE), yaitu ketika penyakit ini sudah menyerang seluruh tubuh atau sistem internal manusia. Dalam ilmu imunologi atau kekebalan tubuh, penyakit ini adalah kebalikan dari kanker atau HIV/AIDS.

Pada obat Lupus, tubuh menjadi overacting terhadap rangsangan dari sesuatu yang asing dan membuat terlalu banyak antibodi atau semacam protein yang malah ditujukan untuk melawan jaringan tubuh sendiri. Dengan demikian, Lupus disebut sebagai autoimmune disease (penyakit dengan kekebalan tubuh berlebihan).

Ada 3 Jenis Bentuk Lupus di antara nya:

– persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf.

– Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit,

– Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang memengaruhi kulit.

– Drug Induced Lupus(DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu.

Secara medis lupus eritematosus sistemik (systemic lupus erythematosus/SLE) sulit untuk disembuhkan. Pengobatannya lebih ditujukan untuk mengurangi tingkat gejala serta mencegah kerusakan organ pada penderita SLE.

Beberapa puluh tahun yang lalu, SLE dipandang sebagai penyakit terminal yang berujung kepada kematian. Ketakutan ini disebabkan oleh banyaknya penderita pada saat itu yang meninggal dunia akibat komplikasi dalam kurun waktu 10 tahun setelah didiagnosis mengidap SLE.

Pada zaman sekarang sudah jauh lebih baik, berkat pengobatan SLE yang terus berkembang, hampir semua penderita SLE saat ini dapat hidup normal atau setidaknya mendekati tahap normal.

Menghindari paparan sinar matahari

Ruam pada kulit yang dialami penderita SLE dapat bertambah parah jika terpapar sinar matahari. Langkah yang dapat dilakukan adalah:

– Mengenakan pakaian yang menutupi seluruh bagian kulit.

– Memakai topi dan kacamata hitam.

– Mengoleskan tabir surya berdosis tinggi agar kulit tidak terbakar matahari.

Meski demikian, tidak semua penderita lupus sensitif terhadap sinar matahari. Ada juga yang tidak perlu menerapkan langkah-langkah di atas.

Pengobatan khusus mungkin tidak dibutuhkan oleh penderita SLE dengan gejala ringan, tetapi mereka umumnya tetap memerlukan obat-obatan untuk menangani gejalanya. Berikut adalah obat-obatan kimia yang sering diberikan pada penderita SLE:

  1. Anti inflamasi nonsteroid. Diberikan untuk mengurangi nyeri sendi dan otot. Tapi jenis obat ini (terutama ibuprofen) tidak cocok untuk penderita atau pernah mengalami gangguan lambung, ginjal, hati, dan juga mungkin penderita asma, termasuk pula anak-anak di bawah 16 tahun.

Jika dikonsumsi dengan dosis tinggi atau jangka panjang dapat mengakibatkan pendarahan dalam karena rusaknya dinding lambung.

  1. Hydroxychloroquine. Diberikan untuk mengurangi beberapa gejala SLE seperti nyeri sendi dan otot, kelelahan, dan ruam kulit. Efek samping penggunaan obat jenis ini adalah gangguan pencernaan, diare, sakit kepala, dan ruam pada kulit.

Efek samping yang lebih serius, tapi jarang terjadi, salah satunya diperkirakan terdapat risiko 1:2000 di antara penderita SLE yang mengonsumsi jenis obat ini yang mungkin mengalami kerusakan mata.

  1. Kortikosteroid. Diberikan untuk mengurangi inflamasi dengan cepat dan efektif ketika penderita SLE mengalami gejala atau serangan yang parah. Dosis tinggi serta konsumsi jangka panjang obat jenis ini dapat menyebabkan efek samping seperti penipisan tulang, penipisan kulit, bertambahnya berat badan, dan peningkatan tekanan darah tinggi.
  2. Imunosupresan. Diberikan untuk menekan kinerja kekebalan tubuh dan membatasi bagian-bagian tubuh yang sehat akibat serangan sistem kekebalan tubuh. Obat jenis ini termasuk obat keras dan dapat menyebabkan efek samping seperti muntah, kehilangan nafsu makan, pembengkakan gusi, dan pertumbuhan rambut berlebihan, termasuk dapat menyebabkan cacat lahir dan kerusakan hati.