Obat Medis Penyakit Lupus

Arti kata lupus sendiri didalam bahasa latin bermakna “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal kira-kira satu abad yang lampau. Awalnya, penderita penyakit ini dikira memiliki kelainan kulit, berbentuk kemerahan di sekitar hidung serta pipi. Penyakit obat lupus adalah peradangan kronis yang terjadi ketika sistem imun tubuh menyerang organ dan jaringan tubuh. Peradangan yang disebabkan oleh lupus dapat berefek pada berbagai sistem di dalam tubuh, antara lain sendi, kulit, ginjal, sel darah, jantung dan paru-paru.

Penyebab munculnya penyakit Lupus ini hingga kini masih belum diketahui secara pasti “apa penyebab”nya. Namun yang pasti gejala-gejala umum dari penyakit lupus ini bervariasi, mulai dari gejala yang ringan (hanya mengenai bagian kulit dan persendian) sampai pada gejala serius yang dapat mengancam jiwa manusia jika lupus menyerang organ vital. Karena itu kenalilah semenjak dini bila anda merasakan adanya keluhan dari gejala-gejala umum yang terdapat penyakit lupus.

Perlu diingat bahwa Lupus “Bukan” penyakit menular, bukan penyakit AIDS, bukan penyakit kelamin serta bukan penyakit kanker. Lupus adalah penyakit kelainan antibodi . Gejala lupus biasanya mudah mengalami gangguan pencernaan dan kulit peka terhadap sinar matahari yang sehingga mudah gosong. Badan terasa lemah, dan terasa kelelahan yang berlebihan yang disertai pegal-pegal bahkan demam. Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik.

Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus. Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit lupus ini. Sering mengalami kerontokan pada rambut dan rendahnya trombosit.

Untuk mengatasi penyakit ini anda dapat melakukan beberapa macam pengobatan dibawah ini:

  1. Obat Imunosupresan

Pengobatan lupus SLE dengan obat imunosupresan. Cara kerja obat ini adalah dengan menekan kinerja sistem kekebalan tubuh. Ada beberapa jenis imunosupresan yang biasanya diberikan dengan resep dokter, yaitu azathioprine, mycophenolate mofetil, dan cyclophosphamide.

Imunosupresan akan meringankan gejala SLE dengan membatasi kerusakan pada bagian-bagian tubuh yang sehat akibat serangan sistem kekebalan tubuh. Obat ini juga terkadang diberikan bersamaan dengan kortikosteroid.

Jika dikombinasikan, keduanya dapat meringankan gejala SLE dengan lebih efektif. Penggunaan imunosupresan juga kemungkinan dapat mengurangi dosis kortikosteroid yang dibutuhkan penderita.

  1. Obat Anti Inflamasi Nonsteroid

Pengobatan lupus SLE dengan obat anti inflamasi nonsteroid. Nyeri sendi atau otot merupakan salah satu gejala utama SLE. Dokter mungkin akan memberi obat anti inflamasi nonsteroid untuk mengurangi gejala ini.

Obat anti inflamasi nonsteroid adalah pereda sakit yang dapat mengurangi inflamasi yang terjadi pada tubuh. Jenis obat yang umumnya diberikan dokter pada penderita SLE meliputi ibuprofen, naproxen, diclofenac, dan piroxicam.

Pengobatan lupus SLE, Jenis obat ini (terutama, ibuprofen) sudah dijual bebas dan dapat mengobati nyeri sendi atau otot yang ringan. Tetapi Anda membutuhkan obat dengan resep dokter jika mengalami nyeri sendi atau otot yang lebih parah.

Penderita SLE juga sebaiknya waspada karena obat ini tidak cocok jika mereka sedang atau pernah mengalami gangguan lambung, ginjal, atau hati. Obat ini juga mungkin tidak cocok untuk penderita asma.

  1. Hydroxychloroquine

Selain pernah digunakan untuk menangani malaria, obat ini juga efektif untuk mengobati beberapa gejala utama SLE. Di antaranya:

– Nyeri sendi dan otot

– Kelelahan

– Ruam pada kulit

Obat ini juga memiliki efek samping lain yang lebih serius, tetapi sangat jarang terjadi. Contohnya, diperkirakan terdapat risiko 1:2000 di antara penderita SLE yang mengonsumsi obat ini yang mungkin mengalami kerusakan mata.

Karena sangat jarang, pemeriksaan mata secara umum tidak diharuskan untuk semua penderita lupus yang mengonsumsi obat ini. Segera konsultasikanlah kepada dokter jika Anda mengalami gangguan penglihatan selama mengonsumsi hydroxychloroquine.